KEPEMIMPINAN


Selama ini banyak sekali kekeliruan pemahaman tentang arti kepemimpinan. Pada umumnya orang melihat pemimpin adalah sebuah kedudukan atau sebuah posisi semata. Akibatnya banyak orang yang mengejar untuk menjadi seorang pemimpin dengan menghalalkan segala cara dalam mencapai tujuan tersebut. Mulai dari membeli kedudukan dengan uang, menyikut pesaing atau teman, atau cara-cara lain dalam mengejar posisi pemimpin. Akibatnya hal tersebut melahirkan pemimpin yang tidak dicintai, tidak disegani, tidak ditaati dan bahkan dibenci. Pemimpin ini akan mempergunakan kekuasaannya untuk mengarahkan, memperalat, ataupun menguasai orang lain, supaya orang lain mengikutinya. Umumnya jenis pemimpin seperti ini suka menekan. Tetapi alam diciptkan dengan hukum keseimbangan. Segala sesuatu diciptakan dengan hukum keseimbangan, segala sesuatu diciptakan berpasang-pasangan sesuai dengan neraca keadilan.Ribuan orang mengharap dirinya untuk menjadi seorang pemimpin. Mereka tidak pernah merasa sebenarnya dirinya adalah seorang pemimpin. Pada saat seorang anak menjadi ketua kelas, maka dia adalah seorang pemimpin, ketua RT adalah seorang pemimpin, guru SD adalah pemimpin bagi muridnya, bahkan seorang ibupun adalah pemimpin bagi anaknya. Hampir setiap orang menjadi pemimpin di lingkungannya masing-masing, terlepas dari besar kecilnya jumlah orang dalam kelompok tersebut. Meskipun hanya satu orang saja pengikutnya, maka dia masih dikatakan sebagai seorang pemimpin. Bahkan manusia seorang diripun harus mempimpin dirinya sendiri untuk mengarahkan hidupnya.

Ketidaksadaran inilah mengakibatkan orang tidak mau mengembangkan ilmu kepemimpinannya ditambah dengan jargon-jargon seperti “saya ini rakyat kecil”. Tidak ada istilah orang kecil, semua sama dimata tuhan, sebagai seorang kahalifah di muka bumi

KEPEMIMPINAN

Salah satu prinsip kepemimpinan menurut Ary Ginanjar Agustian (2001), antara lain:

A.  Pemimpin adalah Pengaruh.

Ketika orang lain memberikan sebuah nasehat atau sebuah cerita yang baik dan menyenangkan, kita akan mengingatnya, dan itu adalah sebuah pengaruh. Ketika seorang teman mengatakan tentang sesuatu dan sesuatu itu akan diingat, itupun adalah sebuah pengaruh.

Anda pun dapat memberikan pengaruh kepada orang lain melalui:

1. SIKAP,

2. PERBUATAN DAN

3. PERKATAAN.

Terlepas dari kedudukan resmi anda sebagai pemimpin, maka perlu disadari bahwa setiap kata yang terucap, setiap langkah yang dibuat, akan menimbulkan suatu 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s