NILAI AGAMA dan ETIKA


Dalam kehidupan dewasa ini banyak perilaku dan bidang-bidang kehidupan yang menyentuh dan menentukan kehidupan manusia secara keseluruhan, yang pada jaman lampau tidak ada. Bersama perkembangan sains dan teknologi, berkembang pula bidang-bidang yang sangat menentukan bagi kehidupan manusia, seperti bidang kedokteran, psikologi, biologi, macam-macam bentuk rekayasa, manajemen dan macam-macam teknik organisasi. Hal ini semua tidak hanya menyangkut hubungan antar individu, tetapi juga menyangkut kehidupan masyarakat luas dengan kata lain menyangkut struktur atau tatanan kehidupan masyarakat. Maka reformasi dalam nilai-nilai termasuk etika seringkali dituntut, meskipun norma-norma yang fundamental akan selalu tetap.

Diantara makhluk hidup, hanya manusia yang mau dan mampu berbisnis. Tanaman dan margasatwa tidak memiliki kemauan dan kemampuan berbisnis. Maka pada hakekatnya, bisnis justru merupakan salah satu citra budaya dan perilaku manusia yang beradab, bukan biadab.

Sejak diperkenalkannya komputer yang pertama secara komersial pada tahun 1951, cara kita dalam melaksanakan transaksi bisnis telah berubah. Komputer telah menjadi suatu peralatan yang dapat menambah unjuk kerja, menurunkan biaya operasional dan menaikan produktivitas kerja dan fungsi-fungsi manajemen dan adminstrasi pada suatu organisasi. Sebanding dengan mesin-mesin yang telah menggantikan manusia pada saat revolusi industri yang lalu, komputer telah meningkatkan kemampuan kerja otak dari pekerja di bidang informasi. Komputer telah menjadi sebuah peralatan yang dominan dalam membantu eksekutif dan pekerja dalam memproses administrasi, menganalisa problem yang kompleks, mengevaluasi pilihan-pilihan keputusan, serta berkomunikasi dengan yang lain.

1. NILAI AGAMA

 

Sikap-sikap skeptis di kalangan masyarakat mengenai kaitan antara etika dengan agama atau semangat keagamaan tidak dapat dikesampingkan begitu saja. Skeptisisme itu banyak yang amat beralasan, antara lain karena, misalnya, dari observasi dan pengalaman akan kenyataan hidup sehari-hari, banyak ditemui jurang pemisah antara apa yang seharusnya menurut ajaran agama, dan apa yang secara nyata ditindakkan seorang yang beragama. Tindakkannya itu tidak saja berbeda, tetapi justru malah mungkin bertentangan dengan apa yang seharusnya menurut agama yang dipeluknya, malah diperjuangkannya itu.

3 responses to “NILAI AGAMA dan ETIKA

  1. gue suka theme song loe

  2. Jadi, aku msih bingun dalam arti etika dan moral dalam agama?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s