PEMETAAN KAWASAN RAWAN BENCANA GUNUNGAPI


Bencana adalah suatu peristiwa atau rangkaian peristiwa  yang disebabkan oleh alam , manusia, kebijakan Pemerintah, yang mengakibatkan timbulnya korban, kerugian harta benda, kerusakan prasarana/sarana, fasilitas umum dan lingkungan, serta menimbulkan gangguan terhadap tata kehidupan dan penghidupan masyarakat (Anonim, UGM, 2005).JENIS-JENIS BENCANA GUNUNGAPI

Berdasarkan jenis proses dan hasil proses erupsinya, bencana gunungapi dapat digolongkan menjadi : (1). Bencana gunungapi oleh aktivitas ekskalasi yang mengeluarkan gas beracun. (2). Bencana gunungapi oleh aktivitas lelehan atau aliran lava dan lahar. (3) Bencana gunungapi oleh aktivitas letusan atau ledakan.

1.    Bencana Gunungapi oleh Aktivitas Ekskalasi yang Mengeluarkan Gas Beracun

Gas yang biasanya keluar dari gunungapi yaitu CO, CO2, H2S, HCN, H3As, NO2, Cl2 dan gas lain  yang jumlahnya  tidak banyak. Kadar  gas yang terlampau tinggi dapat mengakibatkan kematian. Nilai ambang batas untuk gas CO = 50 ppm, CO2 = 5000 ppm, H3As sangat mematikan = 0,05 ppm, HCN = 10 ppm.

Gas dapat pula keluar dari sisa-sisa gunungapi seperti di Pedataran Dieng yang dihuni penduduk. Pada tahun 1979 bekas kawah Sinila mengeluarkan gas CO2 = 200.000 ppm, HCN = 48,5 ppm, H3As = 20 ppm yang menewaskan 149 orang (Sudradjat, tt :19;57).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s