Misteri Segitiga Bermuda


Kisah buruk Segitiga Bermuda sudah ada pada abad yang lalu, abad sebelum itu, dan bahkan jauh sebelum pada zamannya orang pertama yang berlayar di wilayah itu, Christoher Columbus. Columbus berlayar melalui laut argasso, suatu kawasan samar-samar legendaris lainnya, dan Segitiga Bermuda pada perjalanan pertamanya ke dunia baru pada tahun1942.

Para anak buahnya dihantui oleh keanehan laut Sargasso dan dilemahkan oleh peristiwa-peristiwa yg terjadi sewaktu mereka melintasi Segitiga itu panah api yang jatuh ke laut, gerakan-gerakan kompas yang tidak biasa, dan cahaya yang tampak di tempat yang jauh pada suatu malam. Meskipun catatan-catatan berserakan dan tidak lengkap, ada dokumen mengenai empat kapal Angkatan Laut Amerika yang hilang tanpa penjelasan antara tahun1781-1812. Pada tahun 1840, Rosalie, kapal Prancis yang besar, ditemukan telantar dekat Nassau, layar-layarnya masih terpasang, muatannya yang sangat berharga masih utuh, dan segala sesuatunya dalam keadaan teratur. Bella, Kapal yang ditinggalkan secara misterius, ditemukan pada tahun 1854.

Salah satu misteri terbesar di laut adalah hilangnya kapal Atalanta pada tahun 1880. Kapal itu meninggalkan Bermuda pada bulan Januari menuju Inggris dengan awak kapal yang terdiri dari 300 orang kadet dan perwira, dan tidak pernah terlihat lagi. Meskipun diadakan penjagaan ketat oleh sebuah armada besar kapal yang berlayar melintasi samudra dalam formasi dan jarak yang memungkinkan awak masing-masing kapal dpt saling melihat, tidak ada satu pun pecahan kapal, tiang atau sekoci penolong dari Atalanta yang pernah ditemukan. Namun terjadi kekecualian terjadi pada bulan Februari 1953, ketika kapal pengangkut barang yang menuju Jamaika dari York, Inggris, mengirim SOS sewaktu berada di Segitiga Bermuda. Setelah pesan itu tiba-tiba terhenti tanpa penjelasan, dilancarkanlah suatu pencarian, tetapi tidak ada apa-apa yang ditemukan. Kemudian ada laporan resmi dari London yang mengatakan, “penyebabnya tidak dapat dipastikan”.

Jumlah kehilangan yang luar biasa selalu terjadi menjelang Natal, dan para ahli belum mengetahui mengapa Segitiga itumenjadi semakin gawat setiap menjelang akhir tahun. Salah satu aspek yang paling membingungkan tentang kehilangan-kehilangan itu adalah kegagalan yang selalu dialami para pencari untuk menemukan jenasahnya. Biasanya satu atau lebih jenasah akan hanyut ke pantai setelah kecelakaan kapal, tetapi ini tidak pernah terjadi di Segitiga Bermuda. Karena kebanyak insiden yang terjadi dalam jarak yang memungkinkan untuk di lihat dari daratan, tidak adanya tubuh manusia yang ditemukan benar-benar membingungkan.

Pada tahun 1965, sebuah pesawat Angkatan Udara C-119 lenyap sewaktu terbang dalam cuaca cerah dari LANUD AU Home-stead ke Grand Turk Island. Suatu pesan yang aneh dan kacau di terima oleh operator menara di Grand Turk hampir tepat pada saat pesawat itu mestinya sudah jatuh. Ada spekulasi bahwa salah satu UFO yang dilihat oleh Gemini IV mungkin telah memainkan peranan dalam hilangnya pesawat tersebut. Ada juga yang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s